Tuesday, March 17, 2009

Pengembara

ia akan pergi hari ini
karena waktu trus memburu
saat siang dan malam tak lagi bersahabat
menjadi ruang untuk meniti,
tempatnya berdiam

ia berhenti sejenak
saat senja menyeru untuk jeda
membiarkan malam menina bobokkan matanya yang sayu oleh lelah
melemaskan otot-ototnya yang kaku
dari perjalanan panjang
sambil menanti cerita untuk esok

ia harus bangun
mencari jejak-jejak matahari
di ufuk sana
sebab hidupnya telah dilebur waktu
dalam teka-teki hidup

Makassar-Toraja, 231208
Share:

Bollangi

Rumah itu terbuat dari kayu.
Jalannya dari batu kali. Cadas dan terjal
Diatas bukit beratap langit
Tinggal terasing dalam sepi. Jauh dari keramaian

Di bawah bukit.
Berbaris-baris rumah cina
Semua tak bersuara. Tak ada bicara.
hanya sketsa mandarin sebagai penanda. Tetap beku
berinteraksi dengan sunyi,
penuh rendah hati

Dalam perjalanan pulang. Kudapat jawaban
Dari bunga kamboja yang mulai layu
melambai isyarat. Berucap,
”mereka telah tidur dengan damai”

Bollangi, 120209

*) :
1. Tempat pemakaman orang cina, dan diatas gunung, terdapat pemukiman komunitas Bugis yang telah lama menetap di Gowa.
2. Bahasa Bugis, bermakna rumah diatas langit
Share: